• Lineage 2 Revolution (L2R)

    Lineage 2 Revolution (L2R), akhirnya hadir di Indonesia. Netmarble Games Corp selaku pengembang perusahaan game mobile terkemuka memastikan bahwa gamer tanah air segera merasakan permainan bergenre Massively Multiplayer Online Role-Playing Game (MMORPG).

  • Seven Knight

    Seven Knights merupakan game Turn Based RPG dari Netmarble yang dirilis di Server Asia/Global pada 1 Oktober 2015. Game ini merupakan salah satu game RPG tersukses dari Netmarble. Seven Knights menceritakan tujuh karakter kesatria utama yang menguasai teritori di Asgar, dilengkapi dengan berbagai dungeon dan latar cerita unik mereka masing-masing..

  • Dota 2

    Sebuah permainan multiplayer online battle arena, dan merupakan sekuel dari Defense of the Ancients mod pada Warcraft 3 : Reign of Chaos dan Warcraft 3 : The Frozen Throne. DotA 2 dikembangkan oleh Valve Corporation, terbit juli 2013 dota 2 dapat dimainkan secara gratis pada sistem operasi Microsoft Windows, OS X and Linux. Dota 2 dapat dimainkan secara eksklusif melalui distributor resmi valve, Steam.

  • This is default featured slide 4 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

  • This is default featured slide 5 title

    Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

New Media Sosial



Apa Itu Media Sosial?

  Media sosial adalah sebuah media online, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Pendapat lain mengatakan bahwa media sosial adalah media online yang mendukung interaksi sosial dan media sosial menggunakan teknologi berbasis web yang mengubah komunikasi menjadi dialog interaktif.Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mendefinisikan media sosial sebagai “sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun di atas dasar ideologi dan teknologi Web 2.0 , dan yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran user-generated content”.Media sosial mengajak siapa saja yang tertarik untuk berpertisipasi dengan memberi kontribusi dan feedback secara terbuka, memberi komentar, serta membagi informasi dalam waktu yang cepat dan tak terbatas.
Saat teknologi internet dan mobile phone makin maju maka media sosial pun ikut tumbuh dengan pesat. Kini untuk mengakses facebook atau twitter misalnya, bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja hanya dengan menggunakan sebuah mobile phone. Demikian cepatnya orang bisa mengakses media sosial mengakibatkan terjadinya fenomena besar terhadap arus informasi tidak hanya di negara-negara maju, tetapi juga di Indonesia. Karena kecepatannya media sosial juga mulai tampak menggantikan peranan media massa konvensional dalam menyebarkan berita-berita.Pesatnya perkembangan media sosial kini dikarenakan semua orang seperti bisa memiliki media sendiri. Jika untuk memiliki media tradisional seperti televisi, radio, atau koran dibutuhkan modal yang besar dan tenaga kerja yang banyak, maka lain halnya dengan media. Seorang pengguna media sosial bisa mengakses menggunakan social media dengan jaringan internet bahkan yang aksesnya lambat sekalipun, tanpa biaya besar, tanpa alat mahal dan dilakukan sendiri tanpa karyawan. Kita sebagai pengguna social media dengan bebas bisa mengedit, menambahkan, memodifikasi baik tulisan, gambar, video, grafis, dan berbagai model content lainnya.

Ciri-ciri Media sosial :

  • Pesan yang di sampaikan tidak hanya untuk satu orang saja namun bisa keberbagai banyak orang contohnya pesan melalui SMS ataupun internet 
  • Pesan yang di sampaikan bebas, tanpa harus melalui suatu Gatekeeper 
  • Pesan yang di sampaikan cenderung lebih cepat di banding media lainnya 
  • Penerima pesan yang menentukan waktu interaksi 

Pertumbuhan Media Sosial

  Pesatnya perkembangan media sosial kini dikarenakan semua orang seperti bisa memiliki media sendiri. Jika untuk memiliki media tradisional seperti televisi, radio, atau koran dibutuhkan modal yang besar dan tenaga kerja yang banyak, maka lain halnya dengan media. Seorang pengguna media sosial bisa mengakses menggunakan media sosial dengan jaringan internet bahkan yang aksesnya lambat sekalipun, tanpa biaya besar, tanpa alat mahal dan dilakukan sendiri tanpa karyawan. Pengguna media sosial dengan bebas bisa mengedit, menambahkan, memodifikasi baik tulisan, gambar, video, grafis, dan berbagai model content lainnya.

Peran dan Fungsi Media Sosial

  Media sosial merupakan alat promosi bisnis yang efektif karena dapat diakses oleh siapa saja, sehingga jaringan promosi bisa lebih luas. Media sosial menjadi bagian yang sangat diperlukan oleh pemasaran bagi banyak perusahaan dan merupakan salah satu cara terbaik untuk menjangkau pelanggan dan klien. Media sosial sperti blog, facebook, twitter, dab youtube memiliki sejumlah manfaat bagi perusahaan dan lebih cepat dari media konvensional seperti media cetak dan iklan TV, brosur dan selebaran.


Media sosial memiliki kelebihan dibandingkan dengan media konvensional, antara lain : 

  • Kesederhanaan 
Dalam sebuah produksi media konvensional dibutuhkan keterampilan tingkat tinggi dan keterampilan marketing yang unggul. Sedangkan media sosial sangat mudah digunakan, bahkan untuk orang tanpa dasar TI pun dapat mengaksesnya, yang dibutuhkan hanyalah komputer dan koneksi internet. 
  • Membangun Hubungan 
Sosial media menawarkan kesempatan tak tertandingi untuk berinteraksi dengan pelanggan dan membangun hubungan. Perusahaan mendapatkan sebuah feedback langsung, ide, pengujian dan mengelola layanan pelanggan dengan cepat. Tidak dengan media tradisional yang tidak dapat melakukan hal tersebut, media tradisional hanya melakukan komunikasi satu arah. 
  • Jangkauan Global 
Media tradisional dapat menjangkau secara global tetapi tentu saja dengan biaya sangat mahal dan memakan waktu. Melalui media sosial, bisnis dapat mengkomunikasikan informasi dalam sekejap, terlepas dari lokasi geografis. Media sosial juga memungkinkan untuk menyesuaikan konten anda untuk setiap segmen pasar dan memberikan kesempatan bisnis untuk mengirimkan pesan ke lebih banyak pengguna. 
  • Terukur 
Dengan sistemtracking yang mudah, pengiriman pesan dapat terukur, sehingga perusahaan langsung dapat mengetahui efektifitas promosi. Tidak demikian dengan media konvensional yang membutuhkan waktu yang lama.

Fungsi Media Sosial

Ketika kita mendefinisikan media sosial sebagai sistem komunikasi maka kita harus mendefinisikan fungsi-fungsi terkait dengan sistem komunikasi, yaitu : 
  • Administrasi 
Pengorganisasian proofil karyawan perusahaan dalam jaringan sosial yang relevan dan relatif dimana posisi pasar anda sekarang. Pembentukan pelatihan kebijakan media sosial, dan pendidikan untuk semua karyawan pada penggunaan media sosial. Pembentukan sebuah blog organisasi dan integrasi konten dalam masyarakat yang relevan. Riset pasatr untuk menemukan dimana pasar anda. 
  • Mendengarkan dan Belajar 
Pembuatan sistem pemantauan untuk mendengar apa yang pasar anda inginkan, apa yang relevan dengan mereka. 
  • Berpikir dan Perencanaan 
Dengan melihat tahap 1 dan 2, bagaiman anda akan tetap didepan pasar dan begaiman anda berkomunikasi ke pasar. Bagaiman teknologi sosial meningkatkan efisiensi operasional hubungan pasar. 
  • Pengukuran 
Menetapkan langkah-langkah efektif sangat penting untuk mengukur apakah metode yang digunakan, isi dibuat dan alat yang anda gunakan efektif dalam meningkatkan posisi dan hubungan pasar anda.


Sumber :




Share:

SECURITY OS

Security Operating System (Kemanan Sistem Opearsi)

Ada 2 langkah dalam proses login:

1.Identifikasi
Proses untuk memberitahu kepada sistem operasi kalau kita mau login.

2.Otentikasi
Proses untuk membuktikan bahwa yang mau login adalah benar kita.

Ada 3 cara untuk identifikasi dan otentikasi:

1. Sesuatu yang kita tahu, misalnya password, PIN
Secara teori, yang mengetahui password adalah pemiliknya sendiri, namun dalam prakteknya terdapat beberapa permasalahan:
- Diberikan ke orang lain lalu orang lain itu memberitahukan ke orang lain
- Dicuri orang lain
- Dituliskan di suatu tempat
- Terlalu mudah ditebak

2. Sesuatu yang kita miliki, misalnya ID Card, security token, kunci
Secara teori, yang punya kunci adalah pemilik, namun dalam prakteknya memiliki beberapa permasalahan :
- Kunci hilang atau dipinjam ke seseorang lalu diduplikasi
- Sesuatu yang ada di tubuh kita, misalnya fingerprint, signature, voice
Saat ini yang masih paling sering digunakan untuk identifikasi dan otentikasi adalah account dan password.

Berikut beberapa tipe dan beberapa petunjuk dalam masalah password :

1. Tipe penyerangan terhadap password :
- Brute Force
Mencoba segala kombinasi huruf dan angka (trial and error)
- Dictionary based
Dengan bantuan file yang berisi daftar password-password yang sering dipakai orang
- Password sniffing
Menyadap data yang lewat di jaringan komputer
- Social Engineering
Menyadap pembicaraan orang , Membuat agar orang menyebutkan passwordnya

2. Petunjuk Proteksi Dengan Password :
- Jangan biarkan user/account tanpa password
- Jangan biarkan password awal yang berasal dari sistem operasi
- Jangan menuliskan password
- Jangan mengetik password, selagi diawasi
- Jangan mengirim password secara online
- Segera ubah bila password kita bocor
- Jangan menggunakan password sebelumnya

3. Memilih password yang baik :
- Pilih yang sukar ditebak dan mudah diingat
- Jangan menggunakan data pribadi, seperti nama, tanggal lahir, no. telepon
- Pilih password yang panjang, minimal 8 karakter
- Gunakan gabungan antara huruf, angka dan spesial karakter. Jangan semuanya angka atau huruf
- Bedakan password antar host yang satu dengan yang lain
- Jangan menggunakan password sebelumnya
- Hati-hati dengan penggunaan kata dalam bahasa Inggris sebagai password
- Boleh juga menggunakan kata-kata yang tidak ada artinya, misalnya: s1(z/a%zo2

4. Pengontrolan Login/Password :
- Membatasi kesalahan gagal login
- Periode waktu login setiap user dibatasi
- Munculkan pesan login terakhir
- Munculkan pesan kapan terakhir gagal login
- User dapat merubah password
- Password disediakan oleh suatu sistem
- Password diberi batas waktu
- Panjang minimum suatu password harus ditentukan 

5. Pencegahan Password sniffing :
- Gunakan switch (jangan hub)
- Gunakan aplikasi yang mendukung enkripsi
- VPN

6. Pencegahan Social Engineering :
- Perlunya pelatihan dan pendidikan bagi user dalam masalah keamanan komputer

ACCESS CONTROL

       Sekali user login ke sistem, maka user tersebut diberikan otorisasi untuk mengakses sumber daya sistem, misalnya file, directory, dll. Yang perlu diperhatikan adalah :
- Siapa saja yang boleh membaca isi file kita
- Siapa saja yang boleh merubah isi file kita
- Bolehkah file kita di-share ke user lain

Access Control adalah Jantungnya Security
Acces Control mempunya beberapa Definisi sbb:
1.Kemampuan untuk memberikan ijin hanya kepada orang yang berhak atau mempunyai auhthorized (otoritas) terhadap program atau sistem proses atau mengakses sumber data.
2.Memberikan hak (grant) atau menghapus hak (deny), sesuai dengan security model khusus, yang mempunyai ijin (permission) pasti untuk mengakses sumber data.
3.Sekumpulan prosedur yang dibentuk oleh h/w, s/w dan administrator, untuk memonitor akses, mengidentifikasi user yang meminta akses, mencatat record yang diakses dan memberikan akses grant atau deny berdasarkan aturan yang sudah ditetapkan.

Ada 3 tipe dasar pengaksesan file :
1.Read (r)
2.Write (w)
3.Execute (x)

Beberapa tipe Metode dalam Security OS :

I. Metode Ownership
- Pembuat file adalah pemilik file
- Id pembuat file disimpan
- Hanya pemilik yang dapat mengakses file miliknya
- Administrator dapat mengakses juga

II. Metode File Types
- File akan didefinisikan sebagai public file, semipublic file atau private file
- Public file -> semua user mempunyai hak penuh (rwx)
- Semi public file -> user lain hanya mempunyak hak read execute(rx)
- Private file -> user lain tidak punya hak

III. Metode Self/Group/Public Controls
Disebut juga user/group/other(user – pemilik file, group – sekelompok user, other – user yang tidak termasuk di atas)
Setiap file/directory memiliki sekumpulan bit-bit yang disebut file permissions/ Protection mode :

Tipe proteksi untuk file :
- r -> hak untuk membaca file
- w -> hak untuk menulis ke file
- x -> hak untuk menjalankan file
- -> tidak mempunyai hak

Tipe proteksi untuk directory:
- r -> hak untuk membaca isi directory
- w -> hak untuk membuat dan menghapus file
- x -> hak untuk masuk ke directory
- -> tidak mempunyai hak

Contoh :
-rwxrw-r-- 1 budi staff 81904 nov 7 13:25 program.c
-rwx rw- r--
S G P
- Tanda (–) menunjukkan bahwa user tidak punya hak
- Abaikan tanda (-) pertama
- Pemilik file (budi) mempunyai hak rwx
- Anggota group staff mempunyai hak rw
-User lainnya hanya mempunyai hak r
Contoh :
-rwxrw-r-- 1 budi staff 81904 nov 7 13:25 program.c
-rwx rw- r--
S G P
- Tanda (–) menunjukkan bahwa user tidak punya hak
- Abaikan tanda (-) pertama
- Pemilik file (budi) mempunyai hak rwx
- Anggota group staff mempunyai hak rw
- User lainnya hanya mempunyai hak r

IV.Metode Access Control Lists
Berisi daftar users dan groups dengan haknya masing-masing.
Contoh:
file penggajian.exe diberi ACL
<john.akun,r>
<jane.pengj,rw>
<*.persn,r>.

Source : Wikipedia.co.id

Share:

SECURITY NETWORK

Network Security (Keamanan Jaringan)

      Pada awalnya, konsep ini menjelaskan lebih banyak mengenai keterjaminan (security) dari sebuah sistem jaringan komputer yang terhubung ke Internet terhadap ancaman dan gangguan yang ditujukan kepada sistem tersebut. Cakupan konsep tersebut semakin hari semakin luas sehingga pada saat ini tidak hanya membicarakan masalah keterjaminan jaringan komputer saja, tetapi lebih mengarah kepada masalah-masalah keterjaminan sistem jaringan informasi secara global. Beberapa negara Eropa dan Amerika bahkan telah menjadikan Network Security menjadi salah satu titik sentral perhatian pihak-pihak militer masing-masing.
        Sebenarnya, masalah Network Security ini timbul dari konektivitas jaringan komputer lokal yang kita miliki dengan wide-area network (seperti Internet). Jadi, selama jaringan lokal komputer kita tidak terhubung kepada wide-area network, masalah Network Security tidak begitu penting. Tetapi hal ini bukan berarti memberikan arti bahwa bergabung dengan wide-area network adalah suatu hal yang ‘menakutkan’ dan penuh bahaya. Network Security hanyalah menjelaskan kemungkinan-kemungkinan yang akan timbul dari konektivitas jaringan komputer lokal kita dengan wide-area network.

Konsep Security Network

      Keamanan jaringan sendiri sering dipandang sebagai hasil dari beberapa faktor. Faktor ini bervariasi tergantung pada bahan dasar, tetapi secara normal setidaknya beberapa hal dibawah ini diikutsertakan :
• Confidentiality (kerahasiaan)
• Integrity (integritas)
• Availability (ketersediaan)

Confidentiality (kerahasiaan)

         Ada beberapa jenis informasi yang tersedia didalam sebuah jaringan komputer. Setiap data yang berbeda pasti mempunyai grup pengguna yang berbeda pula dan data dapat dikelompokkan sehingga beberapa pembatasan kepada pengunaan data harus ditentukan. Pada umumnya data yang terdapat didalam suatu perusahaan bersifat rahasia dan tidak boleh diketahui oleh pihak ketiga yang bertujuan untuk menjaga rahasia perusahaan dan strategi perusahaan. Backdoor, sebagai contoh, melanggar kebijakan perusahaan dikarenakan menyediakan akses yang tidak diinginkan kedalam jaringan komputer perusahaan. Kerahasiaan dapat ditingkatkan dan didalam beberapa kasus pengengkripsian data atau menggunakan VPN.

Integrity (integritas)

        Jaringan komputer yang dapat diandalkan juga berdasar pada fakta bahwa data yang tersedia apa yang sudah seharusnya. Jaringan komputer mau tidak mau harus terlindungi dari serangan (attacks) yang dapat merubah data selama dalam proses persinggahan (transmit). Man-in-the-Middle merupakan jenis serangan yang dapat merubah integritas dari sebuah data yang mana penyerang (attacker) dapat membajak “session” atau memanipulasi data yang terkirim. Didalam jaringan komputer yang aman, partisipan dari sebuah “transaksi” data harus yakin bahwa orang yang terlibat dalam komunikasi data dapat diandalkan dan dapat dipercaya. Keamanan dari sebuah komunikasi data sangat diperlukan pada sebuah tingkatan yang dipastikan data tidak berubah selama proses pengiriman dan penerimaan pada saat komunikasi data. Ini tidak harus selalu berarti bahwa “traffic” perlu di enkripsi, tapi juga tidak tertutup kemungkinan serangan “Man-in-the-Middle” dapat terjadi.

Availability (ketersediaan)

      Ketersediaan data atau layanan dapat dengan mudah dipantau oleh pengguna dari sebuah layanan. Yang dimana ketidaktersediaan dari sebuah layanan (service) dapat menjadi sebuah halangan untuk maju bagi sebuah perusahaan dan bahkan dapat berdampak lebih buruk lagi, yaitu penghentian proses produksi. Sehingga untuk semua aktifitas jaringan, ketersediaan data sangat penting untuk sebuah system agar dapat terus berjalan dengan benar.



Source:
Share:

recent posts

Popular Posts

Copyright © 2018 Ivan Stuartz. Powered by Blogger.

Ads 468x60px

Advertisement

Ads 300 x 250

Recent Posts